16 Napi Terima Remisi idul Fitri 1 Orang Keluar Asimilasi Rumah.

oleh -11 views

 

Lepongan News, Makale,- Dalam perayaan hari raya sebanyak 16  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Makale menerima Remisi khusus di hari raya Idul Fitri 1 syawal 1441 H.
12 orang napi terima pengurangan hukuman masa pidana 1 bulan dan 4 orang lainnya mendapat pengurangan hukuman masa pidana 15 hari.

Sebelum penyerahan remisi dilakukan, para napi melaksanakan sholat di Lapangan Rutan Kls.II Makale dipimpin oleh Ustadz Muh. Hakim, S.Pd. dari Kemenag Tana Toraja  Minggu, 24 Mei 2020. dgn tetap berpedoman pada protokol kesehatan pandemi Covid19.

Penyerahan Remisi berlangsung dgn  pembacaan SK. Menteri Hukum dan HAM RI terkait Remisi Khusus idul Fitri. Napi yg beragama Islam SK. Dibacakan oleh Kamal Yahya, S.Pd. Kasubsi Pelayanan Tahanan.

Sementara itu, Kepala Rutan Kls.IIB Makale Luther Toding Patandung dalam Remisi lebaran membacakan sambutan seragam dari Menteri Hukum dan HAM RI sekaligus penyerahan SK. Remisi Khusus kepada Narapidana yang berhak dan satu narapida mendapat asimilasi rrmisi Idhul Fitri keluar dari Rutan dan menjalani asimilasi di rumah.

Luther Toding Patandung Ka. Rutan Makale menyatakan, remisi khusus ini diberikan kepada narapidana yang beragama Islam.

Pemberian Remisi khusus ini memiliki syarat-syarat tertentu yang harus ditaati oleh setiap narapidana, khususnya yang beragama Islam, seperti berkelakuan baik, melaksanakan shalat 5 waktu setiap hari, mengikuti segala kegiatan kerohanian Islam, tidak melanggar aturan yang tercatat dalam buku  register F dan telah menjalani masa hukuman pidana paling singkat selama 6 bulan.

“Remisi ini merupakan hak setiap narapidana yang diatur oleh peraturan perundang-undangan termasuk tata cara dan syarat-syaratnya juga diatur serta wajib diikuti dan dipatuhi oleh setiap narapidana,” ujar Luther.

Luthe menjelaskan, usulan remisi diawali dengan rekapitulasi narapidana yang memenuhi syarat dan disidangkan TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) dan hasil sidang di rekomendasikan kepada Ka.Rutan.

Rekomendasi Usulan diteruskan ke Kantor Wilayah dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Aplikasi Sistem Data Best Pemasyarakatan ( SDP) pada  vitur Remisi Khusus keagamaan.
Kemudian ditindaklanjuti oleh Kanwil untuk diverifikasi dan sidang TPP. Kemudian diteruskan ke DirjenPas  melalui sidang TPP dan di buatkan persetujuan SK

Lanjut Luther, jumlah warga binaan yang beragama Islam di Rutan Makale berjumlah 33 orang dengan rincian 32 pria dan 1 orang wanita.

Selama bulan suci Ramadhan, warga binaan melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, shalat Taraweh, Buka Puasa masing masing di kamar, tuturnya.

Tambah Luther, “Dengan reward remisi ini agar setiap narapidana dapat mengikuti proses pembinaan oleh Pemasyarakatan, sehingga nantinya para narapidana dapat diterima ditengah tengah masyarakat. Tujuan pembinaan Pemasyarakatan untuk mengembalikan narapidana menjadi manusia yang mandiri dan patuh hukum akan terwujud untuk bersama membangun masyarakat,” harapnya. (hta*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *