oleh

BPBD dan Warga Bangun Tanggul Darurat dari Karung di isi Pasir

 

LUTRA, Lepongannews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) Tim Gerak Cepat bersama masyarakat di lingkungan Ponta’den Kelurahan Bone Tua Kecamatan Masamba yang terdampak banjir, membuat tanggul darurat, untuk bisa memanimalisir resiko banjir akibat luapan sungai Masamba, Sabtu (27/6/2020).

Hal itu dijelaskan Kepala BPBD Lutra Muslim Muchtar mendampingi Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, Asisten II, tim dari beberapa perangkat daerah, bahwa pihaknya membuat tanggul dari karung plastik yang di isi tanah dan pasir, ini untuk upaya prefentif mencegah meluapnya air sungai ke pemukiman warga,” tuturnya.

“Sebab untuk mengantisipasi dan sebagai upaya kesiapsiagaan dan pencegahan bencana dari Pemerintah Daerah Lutra. Kami perlu aksi untuk meminimalkan dampak, terutama banjir akibat luapan sungai,” tambah Muslim Muchtar.

Lebih lanjut dijelaskan, tanggul darurat yang mereka buat secara tradisional dengan menggunakan karung pasir, dan diisi dengan tanah urugan dan pasir. Tanggul tersebut dipasang disepanjang ruas pinggir sungai Masamba di lingkungan Ponta’den Kelurahan Bone Tua.

“Namun jika nanti tetap ada rob atau luapan banjir, petugas BPBD sudah sigap ke lokasi kalau ada laporan. Mudah-mudahan ini dapat meminimalkan luapan rob di Kelurahan Bone Tua,” tandas Muslim Muchtar. (yus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed