oleh

Dalam Suasana Didemo, Bupati Kalatiku Tetap Lakukan Pelantikan 86 Kepala Lembang

Lepongannews, Toraja Utara, — 
Dalam suasana di Demo oleh Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) didepan gedung Van Dee Lostrech tempat pelantikan 86 Kepala Lembang (Desa). Bupati Kalatiku Paembonan tidak merasa gentar dan tetap melantik dan mengambil sumpah janji 86 kepala Lembang terpilih di Toraja Utara  Jumat, 03 Januari 2020 di Gedung Van Dee Lostrech Rantepao.

Pelantikan berlangsung dalam suasana ramai dan mendapat pengawalan extra ketat dari personel gabungan TNI Polri dan Satpol PP serta dibantu oleh 1 Peleton Satuan Brimob yang didatangkan khsusus untuk mengamankan suasana jalannya pelantikan Kepala Lembang di Toraja Utara

Kalatiku Paembonan dalam sambutan pelantikannya mengatakan, ini adalah  sebuah kepercayaan dari masyarakat Toraja Utara terhadap 86 Kepala Lembang yang sudah dipilih dan sebuah kehormatan perpanjangan tangan pemerintah untuk memberikan kepercayaan melayani warga dan menjalankan roda pemerintahan di Lembang masing-masing.

Dalam menjalankan Pemerintahan,  “Pelayanan yang dilakukan haruslah sejalan dengan sumpah janji yang sudah di ucapkan, bahwa akan melaksanakan peraturan perundang-undangan seadil-adilnya, sejujur-jujurnya dan setulus-tulusnya,” ucap Kaltiku Paembonan.

“Saya harapkan kepada semua kepala lembang khususnya yang baru saja diambil sumpah janjinya agar hari pertama dalam melaksanakan tugasnya agar mendalami betul betul tugas pokok dan fungsi sebagai kepala lembang dan kepala pemerintahan agar dalam menjalankan tugasnya tidak ada lagi kendala atau masalah,” harap Bupati.

Ditengah suasana pelantikan, hal yang sama juga diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang, Ritha Rasinan. Dia berharap untuk kedepannya semua Kepala Lembang yang baru diambil sumpahnya agar bekerja sesuai dengan aturan, tugas dan tanggungjawab sebagai fungsi dari kepala lembang. 

“Saya harapkan kepala lembang agar melaksanakan tugasnya dengan baik dan bekerja sesuai dengan amanat Undang-undang demi kesejahteraan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, sehingga masyarakat lembang bisa menjalani kehidupan dengan sejahtera,” tutur Ritha.

Selain itu, Ritha Rasinan juga menyampaikan bahwa seluruh proses pemilihan lembang yang dilakukan beberapa waktu lalu sudah berjalan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.

“Namun adapun riak riak penyampaiyan aspirasi yang dilakukan oleh beberapa warga adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi dan itu bentuk penyampaian aspirasi mereka, kita hormati dan hargai apa yang mereka sampaikan dan itu sudah ditindak lanjuti,” kunci Ritha. (*) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed