oleh

Ini Pendapat Masyarakat, Terkait Pelantikan Eselon II dan III Tanpa Kehadiran Wakil Bupati Toraja Utara

Lepongan News – Toraja Utara-Pemilihan Bupati Toraja Utara masih sekitar sembilan bulan, tepatnya September 2020 manuver politik antara Kalatiku Paembonan, Yosia Rinto Kadang, mulai nampak terlihat saling berseberangan.


Pasangan yang dulu bersatu memenangkan pemilihan Bupati ini, kini terlihat tidak kompak lagi menjelang pemilihan Bupati di 2020.


Pasalnya beberapa pelantikan pejabat (resapel) eselon II dan III, wakil Bupati Yosia Rinto Kadang tidak nampak hadir mendampingi Bupati melantik para pejabat tersebut.

Karena hal tersebut asumsi pun berkembang luas ditengah masyarakat. Seperti yang dipantau LeponganNews di warung-warung ballo’ sore tadi 6/1/2020, usai pelantikan eselon II dan III dipanga kantor Bupati Toraja Utara.


ini sudah pasti karena pak Kala pikir untuk apa melibatkan pak Rinto! to kan saya tidak akan sama sama lagi dipilbut nanti ucap seorang pria separu baya sambil meneguk ballo’nya dari gelas panjang, tapikan pak Kala belum tentu maju karena belum ada partainya! jawab pria muda disebelanya, siapa bilang pak Kala itu sudah pegang partai A dan katannya dia sudah ada SK dari pusat jawab pemuda dari arah meja yang lain kalau Rinto bagaimana ches, kalau pak Rinto itu sudah pasti, karena diakan! Ketua patai N dan kursinya sudah cukup untuk mendaftar ke KPU walau tanpa pertai lain.


Lain lagi pendapat politisi yang Lepongan news temui inilah kelebihan seorang Bupati dibanding kalau hanya seorang wakil, Bupati bisa menggunakan hak preogatifnya bila ada kepentingan secara politis didalamnya.

Resapel yang dilakukan pak Kala ini pasti mengandung muatan politik. bayangkan pemilihan Bupati tinggal 8 bulan tapi pak bupati masih sempat meresapel pejabatnya, kalau bukan karena ada maunya lanjut politisi yang tidak mau disebut namanya itu.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed