oleh

Kunker Bupati Lutra: Naik Ojek Motor ke Desa Hoyane Seko Tinjau Jalan Batas Mamuju

 

LUTRA, Lepongannews.com – Bupati Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama rombongan melakukan kunjungan kerja (kunker) dengan meninjau langsung jalan ke Desa Hoyane Kecamatan Seko yang berbatasan langsung Mamuju Provinsi Sulsel.

Dalam perjalanan Bupati perempuan pertama di Sulsel ini ke Desa Hoyane memang baru kali ini ke Desa tersebut di Kecamatan Seko, dalam rangka Kunker dan penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI bersama petugas Kantor Pos. Rombongan menggunakan motor ojek yang disewa dengan tarif Rp 1,5 juta per motor.

Rombongan Bupati Indah Putri Indriani menggunakan ojek motor untuk mencoba jalan tembus dari ibukota Kecamatan Seko ke Desa Hoyane yang mana Desa ini berbatadan langsung dengan Mamuju Kalumpang Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Mahalnya tarif ojek selain dikarenakan jarak tempuh yang sangat jauh, juga disebabkan beratnya medan yang harus ditempuh lantaran kondisi geografis pedalaman Seko Desa Hoyane yang berkontur perbukitan terjal.

Bupati mengatakan kunker ini memiliki arti sangat penting mengingat pembangunan infrastruktur berupa jalan tembus merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk melepaskan pedalaman Hoyane dari keterisoliran. Selain itu, dia bisa berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan.

Beratnya medan di pedalaman Kecamatan Seko membuat sepeda motor tidak bisa mendaki bila berboncengan. Kalau sudah begitu, perjalanan pun dilanjutkan dengan berjalan kaki.

“Perjalanan ini dalam rangka permintaan warga Hoyane beberapa bulan lalu untuk dilaksanakan program ‘Semalam di Desa hanya karena pandemi covid-19 tidak jadi.

” Sementara Camat Seko Akbal Ali yang ikut kunker Nupati mengatakan, dengan adanya penyaluran BST dari Kementerian Sosial RI, maka kunker ini bersama petugas Kantor Pos, Bupati Indah ikut memantau penyaluran Bantuan Sosial Langsung (BST) agat tepat sasaran, tepat waktu dan juga tepat jumlahnya bagi masyarakat Seko terkhusus di Desa Hoyane,” terangnya.

Sekadar diketahui setiap perjalanan, Indah juga memanfaatkan waktu istirahat bila mendaki lagi di perjalanan untuk mengecek kondisi infrastruktur, dan terjalnya jurang dan pegunungan yang indah pula.

Bupati mengaku menikmati perjalanan ini, meski sangat melelahkan. Karena dengan begitu, dia bisa mengecek sendiri kondisi jalan tembus yang menghubungkan Kalumpang Mamuju Sulawesi Barat, dan diharapkan bisa mempermudah arus transportasi antar dua kabupaten yang berbeda Provinsi.

Bupati Indah berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan untuk menyerap aspirasi mereka.

“Apalagi di sepanjang perjalanan banyak bertemu masyarakat, sehingga ke depannya kami bisa tahu apa saja yang harus diprioritaskan,” pungkas Bupati penerima Anugrah Kebudayaan satu-satunya Bupati perempuan pertama di Sulsel yang diberi penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. (yus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed