oleh

Lembang Dende Berhasil Menuntaskan 6 Titik Kegiatan Skala Prioritas Dana Desa ( DD) Tahun Anggaran 2019.

Lepongan Bulan News– Toraja Utara – Lembang Dende Kecamatan Denpina mendapat kucuran Dana Desa ( DD) Tahun Anggaran 2019 Tahap 1 Rp, 254.705.400 juta, Tahap 2 Rp,.509.410.800 juta dan Tahap 3 Rp. 509.410.800 juta,, total Dana Desa (D D) APBN TA. 2019 Rp.1.262.507.000 dan Dana APBD Rp.,75.567.000 juta.

Hal ini di jelaskan Kepala Lembang Dende Kecamatan Denpina, bapak Simpin Bangri saat ditemiu Media Lepongan Bulan News Rabu 30/10/2019.

Menurut Simpin Bangri, kegiatan tersebut barada di 6 titik berupa pekerjaan fisik yaitu, Rabat Beton Dusun Piuran Rp.450.082.707 juta.Rabat Beton jln Tenge’-Bolik Rp.344.165.500 juta. Pentalutan di Se’pon Rp.86.685.500 juta. Pembangunan TK. Harapan Bangsa Rp190.369.200.juta.Irigasi Dusun Napo Rp. 175.677.300.juta.Pentalutan di Se’pon ( APBD) Rp. 75.567.000 juta. Pansimas Rp.38.706.850.

Sementara yang non fisik yaitu Taman Belajar Keagamaan ( lima Gereja) Rp.14.400.000 juta. PPK Rp.16.770.000 juta. Pos Yandu Dusun Napo Rp.13.900.000.juta.

Semua kegiatan diatas di kerjakan dengan Swakelola berdasarkan RAB.

Menurut Kepala Lembang Dende Simpin Bangri, bahwa Tahun Angaran 2020 lewat Dana Desa ( DD) akan memprogramkan pembelian kerbau betina dengan memberdayakan Bumlem dalam Penyalurannya, hal ini berkaitan dengan “Senting ” yang diberikan kepada 9 ( semibilan) Dusun/ ekor.sebagai program langkah awal,ini akan kerja sama dengan instansi terkait tingkat Kabupaten dan Provensi dalam hal kebutuhan ternak.

Selain itu menurut Simpin Bangre, pengembangan induk kerbau betina,bilamana melahirkan 1 sampai 4 ekor,maka pemilik yang memelihara mendapat induknya dan 1 ekor anak dan program ini terus menerus di gulirkan kepada masyarakat Dende.

Diuraikan kepala Lembang,bahwa yang tidak kala pentingnya adalah dengan pengembangan Kerbau betina mamfaat paling utama adalah produksi Pangandu'( susu kerbau) di lembang Denda sehingga ibu hamil tua,hamil muda,anak anak dan dewasa sangat merasakan susu asli,sehingga tidak perlu lagi minum susu produk luar.

Selain itu pemamfaatan kotoran kerbau yang akan di jadikan pembuatan Kompos dan Biogas, yang dalam pengelolaannya akan di kelola seorang putra Dende,Dosen Politeknik Bandung Ir. Yunus Tonapa. (Fred)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed