oleh

REALISASI PENERIMAAN PAD TORAJA UTARA RENDAH

Lepongan News-Toraja Utara-. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Toraja Utara periode januari hingga Juni 2020 masih rendah yakni baru mencapai 25 PERSEN dari rencana Anggaran APBD 2020 dari pos Pendapatan Asli Daerah/ PAD sebesar Rp.59 miliar.

Saat berbincang dengan awak media Lepongan News,kamis 25 juni, 2020 kepala BAPENDA Torut Alexander Limbung Tiku mengatakan masih rendahnya realisasi penerimaan PAD merupakan dampak negatif dari pandemi covid 19 karena selama periode Maret hingga Juni 2020 kami hentikan pemungutan pajak dan retribusi daerah pada sektor pariwisata sesuai surat Edaran Bupati yg memberi keringanan pada sejumlah wajib pajak termasuk pengelola obyek wisata hotel,restoran dan rumah makan.

Demikian pula penerimaan daerah dari retribusi potong hewan pada prosesi adat rambu’solo dan rambu ‘Tuka nihil karena prosesi adat tersebut dihentikan sementara selama pendemi covid 19, Jelas Alexander.

Saat ini kami baru dalam tahap perencanaan untuk kembali memungut pajak dan retribusi daerah pada obyek obyek yg mulai beroperasi secara bertahap pada masa new normal ini,jelas kepala Badan Pendapatan Daerah Toraja Utara, kepada Media ini//(david.L).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed