oleh

Sekwan DPRD Lutra Monev Kinerja Sekretariat

 

LUTRA, Lepongannews.com – Sekretariat DPRD Kabupaten Luwu Utara (Lutra), dibawah kepemimpinan Drs. H. Aspar, telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) serta pengendalian kinerja, khususnya para Kepala Bagian (Kabag) maupun Kepala Sub Bagian, Sekretariat DPRD Lutra, Selasa (2/6/2020) kemarin.

Hal ini disampaikan Sekwan DPRD Lutra H.Aspar pada media ini, Rabu (3/6/2020) bahwa ini dilakukan sebagai upaya dalam mengukur capaian kinerja maupun capaian program yang dilaksanakan dengan melalui laporan kinerja para Kabag maupun Kasubag.

“Dari laporan kinerja mereka, alhamdulillah dengan pengendalian evaluasi yang kita lakukan dengan score dan nilai masing-masing, sehingga bisa dilihat bagaimana kinerja output bagi Kasubag dan Kinerja outcome bagi Kabag, dan tentu juga kinerja sasaran atau Impact bagi Sekwan, sehingga dibutukan kekompakan kerja dan Tim Work karena capaian kinerja sasaran, dapat terwujud, jika para Kabag bersinergi dengan para Kabag, sebab nilai atau score unit kerja, dilihat mulai dari kinerja Staf, Kabag dan Kasubag hingga Sekwan,” terang H. Aspar.

Demikian pula dengan staf ahli DPRD, untuk meningkatkan kinerja para staf ahli DPRD Lutra. Diketahui bahwa staf ahli DPRD juga merupakan bagian dari perangkat yang menunjang tugas dan fungsi DPRD, sehingga diharapkan juga untuk meningkatkan kinerja mereka, utamanya dalam mendampingi anggota DPRD dalam melakukan evaluasi dan peningkatan pengawasan terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melalui LKPJ Bupati, sebab berbicara LKPJ tidak hanya semata-mata tentang besaran Anggaran, tetapi lebih kepada capaian Program SKPD itu.

“Jadi para staf ahli ini kita bekali ilmu, bagamana merespon hasil kerja di SKPD, yang dapat dilihat di LKPJ nya masing-masing. Sehingga diharapkan dengan adanya peningkatan kinerja para staf shli ini, DPRD dalam mengeluarkan rekomendasi, akan lebih berkualitas, sehingga akan dengan mudah ditindak lanjuti oleh para pimpinan SKPD,” jelasnya.

Selanjutnya diungkapkan bahwa dari rapat ini kedepan, diharapkan penanganan dalam penyampaian aspirasi dari masyrakat, dapat lebih terarah, karena DPRD dan Pemerintah Daerah adalah penyelenggara pemerintahan di daerah. Sehingga masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya ke DPRD itu berarti berhubungan langsung sebagai wakilnya di Parlemen. Namun jika aspirasinya disampaikan kepada Bupati atau Pimpinan SKPD maka dapat melalui konsultasi langsung.

“Ini yang di coba kita sampaikan kepada para staf ahli DPRD, untuk dilakukan pendampingan kepada anggota DPRD, bahwa penyampaian aspirasi di DPRD cukup sampai di Komisi menyampaikan unek-uneknya, dan tentu untuk ketemu SKPD, dapat dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP), sehingga tidak langsung dikomprontir antara penyampai aspirasi dengan pimpinan SKPD, jadi semua berjalan sesuai mekanisme yang ada,” tambah mantan Kasatpol Pamong Praja dan Damkar Lutra ini.

Selanjutnya, kepada staf ahli DPRD, diharapkan secara periodik 3 (tiga) bulan sekali, melaporkan hasil kinerjanya, utamanya dalam melakukan pendampingan kepada anggota DPRD Lutra dalam melaksanakan tugas. Laporan kinerja Kasubag, Kabag, para Staf Ahli serta capaian sasaran Sekwan ini, akan kita laporkan ke Bupati Luwu Utara, sebagai atasan langsung.(yus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed